Ternyata Beda! Ini Fungsi Foto Potrait dan Landscape!

BlogDekorasi | Design | General | Momen

by | Sep 6, 2023 | 0 comments

Pengambilan gambar pada fotografi bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu portrait dan landscape. Meski yang terlihat hanya sebuah perbedaan kecil dari cara mengambil gambar, tetapi ternyata memiliki fungsinya masing-masing. Dengan mengetahui perbedaan fungsi dari foto portrait dan landscape, Anda akan mendapatkan hasil jepretan yang lebih maksimal. 

 

Perbedaan Fungsi Portrait dan Landscape

Ada tiga sudut pandang untuk tahu tentang perbedaan fungsi dari foto portrait dan landscape sehingga bisa menghasilkan jepretan yang maksimal. Tiga sudut pandang tersebut adalah orientasi, genre, dan mode kamera. 

Orientasi

bentuk foto landscape

Foto Landscape

Foto portrait atau potret merujuk pada pengambilan gambar yang dilakukan dengan orientasi secara vertikal. Dikarenakan foto yang diambil secara memanjang ke atas, maka lebar dan tinggi akan berbeda. Ukuran frame portrait memiliki ukuran yang lebih tinggi dibandingkan dengan ukuran lebarnya.  Biasanya ukuran portrait menggunakan ukuran 4:6 dan 9:16.

Seperti terbalik, untuk foto landscape dilakukan secara horizontal. Hal ini menyebabkan ukuran foto landscape lebih besar lebarnya dibandingkan dengan tingginya. Biasanya. ukuran landscape 16:9 atau 1,91:1. Dalam aspek ini, fotografer bisa dengan bebas untuk memilih orientasi apa yang akan digunakan saat mengambil gambar. Hal ini dikarenakan seorang fotografer memiliki pertimbangan sendiri saat akan menyampaikan pesan dalam bentuk potret.  

Baca juga: Mood Board Desain Sebuah Guideline Untuk Creative People!

Genre 

Dalam fotografi ada genre yang biasanya bisa dipilih oleh fotografer tergantung dengan minat dari fotografer tersebut. Dalam hal ini biasanya genrenya adalah genre dalam cara memotret yaitu portrait atau landscape. Pada fotografi objek yang difoto tidak melulu manusia sebagai focal point bisa saja benda mati, tumbuhan, atau binatang. Dengan mengambil foto secara portrait bisa lebih menonjolkan objek yang ada di dalam foto. 

Dalam potret foto portrait, Anda harus bisa menangkap sisi emosional dari objek yang Anda foto. Hal ini bisa menyebabkan pengambilan foto bisa lebih rumit. Sementara itu untuk genre pengambilan foto landscape biasanya berkaitan dengan foto di alam terbuka seperti foto wildlife, pemandangan, dan lainnya. Foto landscape diambil dengan posisi horizontal. Meski terkesan lebih mudah dibandingkan dengan mengambil foto portrait, tetapi pengambilan foto landscape juga memiliki tantangannya sendiri. Anda perlu mempertimbangkan banyak aspek saat pengambilan foto mulai dari sudut pengambilan gambar, momen, hingga pesan yang ingin disampaikan. 

Mode Kamera

bentuk foto portrait

Foto Portrait

Dalam mengatur mode kamera biasanya memperhatikan tiga hal dasar yaitu objek foto, area depan, dan area belakang. Saat Anda memperhatikan tiga hal dasar pada mode kamera ini, Anda bisa mudah menentukan potret jenis apa yang akan Anda gunakan. Untuk pengambilan foto portrait biasanya digunakan untuk mengambil hasil jepretan yang fokusnya kepada objek tunggal. Pengambilan foto portrait juga biasanya diambil dalam jarak dekat. Sedangkan untuk pengambilan foto secara landscape lebih fokus pada latar belakang. Oleh sebab itu, potret landscape cocok untuk mengambil foto pemandangan atau foto bersama. 

Baca juga: Tips Merawat dan Menyimpan Foto Agar Lebih Awet

Jadi, cara pengambilan foto yang mana yang lebih baik? Tergantung. Semua tergantung dari tujuan apa yang ingin dicapai oleh fotografer. Jika seorang fotografer ingin menampilkan objek agar terlihat tinggi bisa mengambil foto dengan cara portrait. Tetapi jika fotografer ingin menampilkan banyak objek dalam satu foto bisa memilih mengambil foto dengan cara landscape. 

Semoga bermanfaat!

Related Post

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *